Dampingi TOP Model Jatim, Frangky Chandra Kenalkan Sejarah Bangsa


frangkychandra.com - Pengenalan fakta dan nilai historis perjalanan bangsa Indonesia kepada generasi muda gencar dilakukan oleh Pengusaha Interior dan desain Frangky Chandra. Khususnya sosok pendiri Republik Indonesia, Ir Soekarno.

Itu dilakukan saat mendampingi rombongan Top Model Jawa Timur dalam napaktilas sejarah, sebagai bagian dari peringatan HUT Republik Indonesia ke 78, Sabtu pagi (12/8/2023).

Dimulai dari rumah kelahiran Bung Karno dikampung Pandean Surabaya. Para model begitu antusias mendengarkan sejarah lahirnya sang Proklamator dari Frangky.''Kita sekarang bisa merdeka bekerja, jadi model seperti sampean ini karena perjuangan beliau dalam memerdekakan negara kita Indonesia,'' kata Frangky dihadapan para model.
 
Pria yang juga Wakil Ketua DPD Sahabat Ganjar Jawa Timur ini menuturkan, dalam era saat ini para generasi muda diminta untuk tidak melupakan sejarah.
 
''Karena dunia sudah mengakui Bung Karno dalam legacynya membangun sebuah Negara Merdeka. Sangat ironis kita sebagai generasi penerus tidak melestarikan, atau bahkan merawat dari perjuangan pendiri bangsa,'' terang Frangky.
 
Rumah kelahiran Bung Karno menjadi episentrum dari kawasan sejarah yang terletak di lingkar kelurahan Peneleh Surabaya. Rumah di kampung Pandean IV Nomor 40, ini baru diresmikan oleh Walikota Surabaya Eri Cahyadi pada tanggal 6 Mei 2023 lalu.

Selain itu, rumah H.O.S Tjokroaminoto tak jauh dari Pandean, yakni kampung Peneleh gang VII Surabaya juga dikunjungi oleh rombongan yang dikawal oleh Frangky Chandra sebagai pembina sekaligus Juri dari para model-model remaja itu.
 
Lingkar Peneleh Surabaya memang menjadi destinasi wisata yang saling terintegrasi. Didepan gang Peneleh juga terdapat spot bangunan Hollands Indische School (HIS) yang beroperasi dari tahun 1921 hingga 1928 (sekarang menjadi SDN Alun-Alun Contong 1). 
 
Spot sejarah tersebut ditambahkan Frangky Chandra menjadi identitas melekat dengan Arek-arek Suroboyo. Dengan saling berikat kawasan, diharapkan wisata Kebangsaan ini bisa terus dilestarikan kedepannya.(zza)