Program Permodalan Kerap Bermasalah, Frangky Chandra: Pola Pikir Masyarakat Harus Diubah

frangkychandra.com - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Timur, Frangky Chandra menilai pola pikir masyarakat dalam pemanfaatan permodalan pemberdayaan ekonomi harus diubah.

Ia mencermati, program bantuan permodalan untuk masyarakat menengah kebawah layaknya pisau bermata dua. Sebab kondisi sosial yang paling krusial saat ini adalah ketersediaan lapangan pekerjaan. 

Sementara, tingkat kebutuhan ekonomi kian tinggi."Nah program ini masuk. Jika dimanfaatkan dengan baik bisa menyerap tenaga kerja, namun kalau dipakai secara konsumtif bisa jadi bumerang," ungkapnya saat  silaturahmi bersama warga Krembangan Buyut Surabaya, Kamis (2/11/2023)

Bantuan dengan sistem bunga meringankan tidak jarang justru menjebak dan mempersulit warga dibelakang hari.

Sebab, dengan penawaran limit dan bunga ringan kerap kali masyarakat tidak mengelola modal dengan bijak. Permodalan yang seharusnya digunakan untuk usaha justru digunakan secara konsumtif.

"Pola pikir ini yang harus diubah di masyarakat," ungkap Pemuda berdarah Tionghoa dengan gelar kebangsawanan Kanjeng Pangeran Frangky Chandra Harjonagoro dari Keraton Solo, Jawa Tengah itu.

Dari bantuan permodalan warga bisa mengelola menjadi sebuah produk yang bisa dijual kembali. Dengan kegiatan produksi, tentunya akan menyerap tenaga kerja.

Pengemasan produk yang apik, manajemen pemasaran secara online yang kian memudahkan masyarakat, akan menarik perhatian investor nantinya.

"Sehingga bantuan permodalan bisa bermanfaat," terang Calon Legislatif DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil Jatim-1 (Surabaya) ini.(wir)